Gejala Infeksi Virus Gondok alias Gondongan, Bisa Sebabkan Impoten
GridHEALTH.id - Penyakin infeksi virus gondok, atau yang biasa disebut gondongan di Indonesia, tidak bisa disepelekan.
Infeksi virus gondongan, bukan masalah sepele. Ini masalah serius.
Infeksi virus gondong inilah yang dapat memicu orkitis pada pria.
Infeksi tersebut biasanya akan muncul pada 4 hingga 7 hari setelah seseorang terkena penyakit gondok.
Pada beberapa kasus, orkitis biasanya dialami oleh pria yang sudah mencapai pubertas.
Paling sering, penderita orkitis disebabkan adanya infeksi bakteri seperti infeksi menular seksual (IMS).
Pria yang melakukan hubungan seksual dengan penderita penyakit menular seksual dan sering berganti-ganti pasangan, berisiko besar terserang penyakit radang testis ini.
Karenanya gondongan alias gondok ini hars dihindari.
Untuk itu jangan alpa anak-anak kita diimunisasi.
Vaksin yang digunakan untuk menangkal virus gondok ini adalah vaksin MMR.
Tidak diberikannya vaksin MMR juga dapat menjadi penyebab utama pria mengalami orkitis.
Karena vaksin MMR bertujuan untuk mencegah terjadinya gondong.
Penting diketahui juga, gondong atau yang biasa kita sebut gondok merupakan infeksi virus yang dapat memengaruhi kelenjar penghasil air liur yang terletak di dekat telinga.
Gejala munculnya gondongan yaitu pembengkakan kelenjar ludah yang menyebabkan pipi mengembang disertai demam, sakit kepala, nyeri otot, dan nyeri saat mengunyah.
Ketika tanda dan gejala berkembang, biasanya muncul sekitar dua hingga tiga minggu setelah terpapar virus.
Selain menyebabkan benjolan di pipi, virus gondong juga dapat menyerang pada pria, utamanya pada testis.
Kondisi ini disebut juga nyeri testis atau dengan istilah lain yaitu orkitis.
Orkitis adalah peradangan yang bisa terjadi pada salah satu atau kedua testis sekaligus.
Penderita orkitis biasanya mengalami nyeri pada pangkal paha (selangkangan). Nyeri tersebut terjadi pada lipatan kulit antara paha dan perut.(*)
